Ideologi yang mematikan ekonomi: Kegagalan sistemik teokrasi Iran
Dalam pekan terakhir ini, jalanan di berbagai kota besar di Iran, mulai dari Teheran , Mashhad , hingga Isfahan , kembali menjadi saksi bisu kemarahan rakyat yang meluap. Gelombang protes massa yang pecah kali ini membawa pesan yang jauh lebih tajam dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Awalnya, keresahan dipicu oleh persoalan "perut" seperti kenaikan harga gandum yang melonjak drastis, kelangkaan obat-obatan , dan nilai mata uang yang tak lagi memiliki daya beli. Namun, dalam waktu singkat, narasi protes tersebut bertransformasi menjadi gugatan terhadap legitimasi sistem pemerintahan. Fenomena ini mencerminkan sebuah krisis sosial-politik yang bersifat eksistensial bagi Republik Islam Iran . Apa yang kita saksikan hari ini adalah akumulasi dari rasa frustrasi kolektif rakyat terhadap model teokrasi absolut yang telah mencengkeram negara tersebut sejak Revolusi 1979 . Ketegangan ini bukan sekadar riak politik biasa, melainkan cerminan dari kegagalan sistemik di mana ideolog...